Literature

Tulisan Yang Bijak (Buat Bahan Renungan)

Terlalu banyak kesalahan telah terukir lalu hilang termaafkan...Namun rasa kecewa karena telah bersalah takkan dengan mudahnya terangkat hingga berganti rasa memaklumi,Relakanlah semua yang telah terjadi karena itu hanya masa lalu ingat masih banyak langkah yang belum tertempuh ke arah masa depan yang pastinya akan lebih baik dan Hiduplah untuk menggapainya :: (Romsky)

Tak semua pertanyaan memiliki jawaban,dan tak semua jawaban akan sebuah pertanyaan akan mampu memuaskan hasrat kita :: (RomSky)

Sahabat Sejati ialah seseorang yang akan selalu memegang tanganmu,menuntun jalanmu,dan selalu menjaga hatimu

Hal yang paling ditakuti seseorang adalah saat ia tidak tahu , dan saat itu pula ia akan mulai untuk menduga-duga karena itu bertanyalah saat kau tidak mengetahui atau tidak paham akan sesuatu sebab itu akan lebih baik daripada hanya menduga-duga

Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.

Cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan. :: (Mahatma Ghandi)


Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.

Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

kentut itu adalah sesuatu kenikmatan bernatural.

Kita harus bisa belajar dari kesalahan orang lain, karena tidak akan cukup waktu dalam hidup kita di dunia ini untuk menjalani semua kesalahan yang ada.

Dendam akan memberimu kepuasan sesaat, memaafkan akan memberimu kepuasan ......selamanya

Jangan lihat masa lalu dengan penyesalan,jangan pula lihat masa depan dengan ketakutan, tapi lihatlah sekitarmu dengan penuh kesadaran.

Kepuasan terletak pada usaha,bukan pada hasil.Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki.

"Hanya Orang Yang Berjalan Dalam Gelap Gulitalah yang Dapat Melihat Terangnya Bintang"

Jika semua orang mendapatkan apa yg dinginkannya, maka tidak akan ada yg menghargai kebahagiaan

Tidak ada satupun obat yang bisa menyembuhkan sakit hati kecuali
keikhlasan.

EVERY MISTAKES THAT I HAD DONE IS WORTH OF EVERY EXPERIENCE I’D GET IN MY LIFE :: (R0mSkY)

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.
Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.

Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya

Masa depan kita bukan ditentukan dengan nasib, nasib hanya menentukan masa depan kita 10%, dan 90% ditentukan oleh usaha, kerja keras dan kemauan untuk berubah menjadi lebih baik

Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. :: (Dale Carnagie)

Segala sesuatu yang diinginkan dengan sangat bernafsu, segera terasa hambar bila telah terkabul

JANGAN PERNAH BERHENTI BERHARAP ,KARENA HIDUP TANPA HARAPAN SAMA DENGAN MATI...

Sumber : KasKus.us

Kumpulan Kata-Kata Bijak

"Saya mencintai kehidupan, tetapi saya tidak takut akan kematian. Betapapun, sebisa mungkin saya lebih suka meninggal paling belakangan."
Georges Simenon-Pencipta Karakter Detektif Fiksi Inspektur Maigret

Setiap kita tersenyum kepada seseorang, tindakan tersebut merupakan perwujudan dari kasih, anugerah bagi orang itu, dan sesuatu yang sangat indah."
Bunda Teresa Pelayan Kaum Miskin di Calcuta, India

"Kata-kata yang baik memiliki daya kreatif, kekuatan yang membangun hal-hal mulia, dan energi yang menyiramkan berkat-berkat kepada dunia."
Lawrence G Lovasik, Motivator dan Konselor Kerohanian Amerika Serikat

"Harta sejati adalah kesehatan, bukan emas dan perak." Mahatma Gandhi (1869-1948), Pemimpin Besar India

Begitulah cinta, ketika ia terurai jadi perbuatan. Ukuran integritas cinta adalah ketika ia bersemi dalam hati... terkembang dalam kata... terurai dalam perbuatan...

"Elemen terpenting kita bukan pada otak. Namun, pada apa yang menuntun otak kita--kepribadian, hati, kebaikan, dan ide-ide progresif." Fyodor Dostoyevsky (1821-1881)

"Harapan adalah tabir alami untuk menyembunyikan ketelanjangan kebenaran."
Alfred Bernhard Nobel, Penemu-Ilmuwan Swedia

"Kecantikan bukan berada pada raut wajah, dia terpancar bagai serunai sinar dari dalam hati." Kahlil Gibran (1883-1931), Pujangga

"Cinta dan keajaiban memiliki persamaan besar. Keduanya memperkaya jiwa dan mencerahkan hati." Nora Roberts, Novelis Cinta AS

"Sekuntum mawar akan menjadi kebunku. Seorang sahabat sejati akan menjadi duniaku." Leo Buscaglia (1924-1998), Sastrawan AS

"Sekuntum mawar akan menjadi kebunku. Seorang sahabat sejati akan menjadi duniaku." Leo Buscaglia (1924-1998), Sastrawan AS

Hadapilah setiap tantangan yang menghadang dengan lapang dada, seakan Anda telah tersentuh gairah kemenangan." George S Patton (1885-1945) Jenderal AS di Perang Dunia I dan II

"Elemen terpenting kita bukan pada otak. Namun, pada apa yang menuntun otak kita--kepribadian, hati, kebaikan, dan ide-ide progresif."
Fyodor Dostoyevsky (1821-1881), Novelis Rusia

"Mencintai artinya berbagi kebahagiaan demi kebahagiaan orang yang kita cintai." GW Von Leibnitz, Matematikawan-Penemu Kalkulus


"Hampir semua pria memang mampu bertahan menghadapi kesulitan. Namun, jika Anda ingin menguji karakter sejati pria, beri dia kekuasaan."Abraham Lincoln (1809-1865), Presiden AS ke-19

"Kita tidak bisa mengubah masa lalu. Kita tak bisa mengubah sesuatu yang tak bisa dihindari. Satu hal yang bisa kita lakukan adalah berpegang pada tali yang kita punya. Dan itu adalah perilaku yang benar." Charles R Swindoll, Penulis AS

"Suatu nasihat dinilai dari hasil, bukan dari niat." Cicero, Filsuf-Negarawan Masa Romawi

"Hanya ada dua kata yang menuntun Anda pada kesuksesan. Kata-kata itu adalah "ya" dan "tidak." Tidak diragukan, Anda telah sangat ahli untuk berkata "ya." Sekarang, berlatihlah berkata "tidak."Cita-cita Anda bergantung padanya. Jack Canfield, Penulis Seri Buku Laris Chicken Soup for the Soul

Tak ada yang menyambut satu Januari dengan apatis. Karena hari tu adalah awal dari semua hari menjelang dengan penuh harapan, suatu momen melepas masa yang telah ditinggalkan." Charles Lamb, Sastrawan Inggris

"Berbahagialah selalu. Karena itu adalah salah satu cara menjadi bijaksana." Sidonie Gabrielle, Sastrawan Prancis (1873-1954)

"Bertahan hidup artinya selalu siap untuk berubah; karena perubahan adalah jalan menuju kedewasaan. Dan kedewasaan adalah sikap untuk selalu mengembangkan kualitas pribadi tanpa henti." Henri Bergson, Filsuf Prancis (1859-1941)

"Visi bisa jadi adalah kekuatan terbesar kita. Ia selalu membangkitkan daya dan kesinambungan hidup; Ia membuat kita memandang masa depan dan memberi kerangka tentang apa yang belum kita ketahui." Li Ka Shing, Milyuner Hongkong

"Di masa lalu, pemimpin adalah bos. Namun kini, pemimpin harus menjadi partner bagi mereka yang dipimpin. Pemimpin tak lagi bisa memimpin hanya berdasarkan kekuasaan struktural belaka." Ken Blanchard,Pebisnis-Konsultan

"Jangan pernah menyesal setelah Anda mengungkapkan suatu perasaan. Karena jika demikian, Anda sama saja menyesali kebenaran." Benjamin Disraeli, Mantan PM Inggris-Novelis

Jauhilah kebiasaan menggunjing, karena menyebabkan tiga bencana: pertama, doa tak terkabul. Kedua, amal kebaikan tak diterima. Dan ketiga, dosa bertambah (Riwayat Ali bin Abi Thalib)

"Di tiap jengkal kehidupan, sang hujan memang harus tercurahkan.

Kadang hari-hari memang harus dilalui dalam selingkup awan kelabu dan kedukaan."
Henry Wadsworth Longfellow, Pujangga AS (1807-1882)

Kurangnya loyalitas dalam hal apa pun seringkali menjadi salah satu penyebab
utama kegagalan pada perjalanan hidup kita. Napoleon Hill,Sastrawan AS (1883-1970)

"Perubahan adalah kata lain untuk berkembang atau mau belajar. Dan, kita semua mampu melakukannya jika berkehendak." Prof Charles Handy, Filsuf

"Penampilan fisik hanyalah sekilas dari apa yang sebenarnya tidak terlihat." Anaxagoras, Filsuf Yunani

"Kadang kala, justru keputusan kecil yang akan mampu merubah hidup kita selamanya." Keri Russell, Aktris "Jalan awal terbaik untuk mewujudkan segala impian Anda adalah bangun dan bangkit dari tempat tidur." Paul Valery, Pujangga Prancis (1875-1941)

"Mereka yang berjiwa lemah tak akan mampu memberi seuntai maaf tulus.
Pemaaf sejati hanya melekat bagi mereka yang berjiwa tangguh." Mohandas Gandhi

"Cinta kadang kala merupakan sebuah keajaiban. Namun keajaiban kadang kala
justru hanya sebuah ilusi." Minoo Javan, Selebriti-Penyanyi

"Perdamaian bukanlah berarti ketidakhadiran peperangan semata; Namun, ia adalah sebuah nilai-setonggak karakter kebaikan, kepercayaan, dan keadilan sejati." Baruch Spinoza, Filsuf (1632-1677)

"Jika seseorang belum menemukan sesuatu untuk diperjuangkan hingga akhir hayatnya,
maka kehidupannya tidak berharga." Martin Luther King Jr,Aktivis HAM AS

"Jika Anda bisa membuat orang lain tertawa, maka Anda akan mendapatkan semua cinta yang Anda inginkan." Art Buchwald,Kolumnis Peraih Hadiah Pulitzer

"Karena bukan di telingaku kau membisik, namun di hatiku.
Karena bukan di bibirku kau mengecup, namun di jiwaku." Judy Garland, Aktris Hollywood (1922-1969)

"Ketika kekuatan akan cinta melebihi kecintaan akan kekuasaan, maka dunia pun menemukan kedamaian." Jimi Hendrix, Gitaris Rock AS

"Ketahuilah, hal-hal terindah di dunia ini terkadang tak bisa terlihat dalam pandangan atau teraba dengan sentuhan; mereka hanya bisa terasakan dengan hati."
Helen Keller, Penulis Tuna Wicara-Netra AS (1880-1968)


“Jangan menjadi pohon kaku yang mudah patah. Jadilah bambu yang mampu bertahan
melengkung melawan terpaan angin.” (Bruce Lee, Aktor Laga Kungfu)

“Bukti tertinggi pencapaian sebuah nilai adalah memiliki kekuasaan
tak terbatas namun tanpa menyalahgunakannya.” (Thomas Babington, Politisi-Sejarahwan)

Kita tidak dapat memperoleh pikiran yang damai kecuali kita dapat berhubungan dengan
Sumber kedamaian yang yang ada di dalam diri kita. Damai yang kamu miliki dalam dirimu, dan jika kamu mencarinya di luar,kamu tidak akan pernah menemukannya.(Maha Guru Ching Hai)

Pengetahuan ada dua macam :yang telah kita ketahui dengan sendirinya atau
yang hanya kita ketahui dimana ia bisa didapatkan. (George Bernard Shaw)

Orang yang tidak bisa memaafkan orang lain,sama saja dengan orang yang memutuskan
jembatan yang harus dilaluinya,karena semua orang perlu di maafkan. (Thomas Fuller)

Cinta adalah tamu yang selalu datang tanpa undangan tapi kepergiannya tidak pernah diharapkan.Dan sesungguhnya hati akan merasa memiliki cinta apabila cinta itu telah pergi.

Kebebasan itu berasal dari manusia,tidak dari undang-undang atau institusi. (Clarence Darrow)

Anda belum bisa dibilang kaya sampai Anda memiliki sesuatu yang tidak dapat dibeli uang. (Natalie Portman, aktris)

Saya tidak mengetahui kunci menuju kesuksesan,tetapi kunci menuju kegagalan
adalah berusaha untuk menyenangkan semua orang. (Natalie Portman, aktris)

Nilai seseorang itu ditentukan dari keberaniannya memikul tanggung jawab,
mencintai hidup dan pekerjaannya (Kahlil Gibran)

Uang tidak akan pernah cukup untuk menyembuhkan perasaan sakit dan kebingungan.(Wynona Rider, aktris)

Bekerja dengan rasa cinta berarti melebur diri dengan jiwa sendiri,diri orang lain juga Tuhan (Kahlil Gibran)

Kata yang paling indah bagi umat manusia adalah ‘Ibu’ dan panggilan paling indah adalah ‘Ibuku’. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta yang keluar dari kedalaman hati paling dalam. (Kahlil Gibran)

Jika Anda tak dapat memahami teman dalam semua keadaan,maka Anda tak akan pernah dapat memahaminya sampai kapanpun. (Kahlil Gibran)

Kerja adalah wujud nyata cinta. Jika kita tak dapat bekerja dengan kecintaan namun hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaan itu,lalu duduklah di gerbang rumah ibadah untuk menerima derma dari mereka yang bekerja dengan suka cita (Kahlil Gibran)

Selalu ada keindahan dalam setiap masalah.Itu adalah salah satu cara kita belajar
Kecantikan bukan di wajah,melainkan cahaya yang keluar dari dalam hati. (Kahlil Gibran)

Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu. (Benjamin Franklin)

Kalau rumput dapat tumbuh melalui semen,cinta dapat ditemukan setiap saat dalam hidup Anda. (Cher)

Pada saat-saat tertentu,seringkali sebaiknya kita bergantung pada intuisi. (Natalie Portman, aktris)

Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati, satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar (Khalil Gibran)

Kesatuan dan kesederhanaan adalah dua sumber kecantikan sejati.(Johann Joachim Winckelmann)

Rasa sakit akan memudar,tetapi kecantikan sejati akan abadi (Pierre Auguste Renoir)

Cinta sejati tidak datang kepadamu,tetapi harus datang dari dalam dirimu.(Julia Roberts, aktris)

Anda tidak akan pernah salah selama selalu berpegang pada kebenaran.(Sharon Stone, aktris)

"Dalam setiap keindahan, selalu ada mata yang memandang. Dalam setiap kebenaran, selalu ada telinga yang mendengar. Dalam setiap kasih, selalu ada hati yang menerima."Ivan Panin, Matematikawan Rusia (1855-1942)

"Waktu terkadang terlalu lambat bagi mereka yang menunggu, terlalu cepat bagi yang takut, terlalu panjang bagi yang gundah, dan terlalu pendek bagi yang bahagia. Tapi bagi yang selalu mengasihi, waktu adalah keabadian." Henry Van Dyke, Pujangga AS

"Belajar bagaimana cara belajar adalah keahlian terpenting dalam hidup."Tony Buzan, Penemu Metode Mind Mapping

Cinta monyet: "Aku mencintai karena aku dicintai".
Cinta sejati: "Aku dicintai karena aku mencintai."
Cinta monyet: "Aku mencintaimu karena aku membutuhkanmu."
Cinta sejati: "Aku membutuhkanmu karena aku mencintaimu."
Erich Fromm, Pakar Sosiologis-Psikologi Sosial Filsuf Humanis

"Di tiap musibah yang menimpa Anda, ingatlah untuk bercermin
dan bertanya tentang daya apa yang bisa Anda upayakan guna menarik
pelajaran positif dari kejadian itu." (Epictetus, Filsuf Yunani)

"Dunia bergerak begitu cepat sekarang. Saat seseorang berkata sesuatu tak bisa dilakukan, sesungguhnya dia sudah diinterupsi orang yang telah dapat melakukannya."Elbert Hubbard (1856-1915), penulis, penerbit, filsuf AS

Kumpulan Motto Kehidupan

Di tengah kesukaran terletak kesempatan.

  • Sesali masa lalu karena ada kekecewaan dan kesalahan – kesalahan, tetapi jadikan penyesalan itu sebagai senjata untuk masa depan agar tidak terjadi kesalahan lagi.
  • Sabar dalam mengatasi kesulitan dan bertindak bijaksana dalam mengatasinya adalah sesuatu yang utama.
  • Hati – hati secara berlebihan sama buruknya dengan tidak berhati – hati, karena membuat orang lain sangsi.
  • Jangan hina pribadi anda dengan kepalsuan karena dialah mutiara diri anda yang tak ternilai.
  • Hati suci selalu benar, tetapi gejolak hati selalu mengubah hasrat hati suci. Orang yang ada dalam hati suci adalah orang yang taqwa dan beriman. Itulah tantangan hidup.
  • Jalan terbaik dalam mencari kawan adalah kita harus berlaku sebagai kawan.
  • Bukan harta kekayaanlah, tetapi budi pekerti yang harus ditingalkan sebagai pusaka untuk anak – anak kita.
  • Tanah yang digadaikan bisa kembali dalam keadaan lebih berharga, tetapi kejujuran yang pernah digadaikan tidak pernah bisa ditebus kembali.
  • Kebaikan tidak bernilai selama diucapkan akan tetapi bernilai sesudah dikerjakan.
  • Hidup tidak menghadiahkan barang sesuatupun kepada manusia tanpa bekerja keras.
  • Kemenangan yang seindah – indahnya dan sesukar – sukarnya yang boleh direbut oleh manusia ialah menundukan diri sendiri. (Ibu Kartini )
  • Pendidikan merupakan perlengkapan paling baik untuk hari tua. (Aristoteles)
  • Hanya kebodohan meremehkan pendidikan. ( P.Syrus )
  • Ketergesaan dalam setiap usaha membawa kegagalan. (Herodotus )
  • Dia yang tahu, tidak bicara. Dia yang bicara, tidak Tau. ( Loo Tse )
  • Tidak ada kekayaan yang melebihi akal,dan tidak ada kemelaratan yang melebihi kebodohan.
  • Seorang sahabat adalah suatu sumber kebahagiaan dikala kita merasa tidak bahagia.
  • Seorang sahabat adalah orang yang menjawab,apabila kita memanggil dan sering menjawab sebelum kita panggil.
  • Kekasih yang setia adalah kekasih yang selalu menutup pintu buat cintanya orang lain.
  • Cintailah kekasihmu secara wajar, boleh jadi akan menjadi musuhmu dihari lain. Bencilah orang yang kau benci secara wajar boleh jadi dihari lain akan menjadi cintamu.
  • Janganlah kemiskinanmu menyebabkan kekufuran dan janganlah kekayaanmu menyebabkan kesombongan.
  • Kebijakan dan kebajikaan adalah perisai terbaik. (Aspinal)
  • Bunga yang tidak akan layu sepanjang jaman adalah kebajikaan. (William Cowper)
  • Harga kebaikan manusia adalah diukur menurut apa yang telah dilaksanakan / diperbuatnya. ( Ali Bin Abi Thalib )
  • Apabila anda berbuat kebaikan kepada orang lain, maka anda telah berbuat baik terhadap diri sendiri. ( Benyamin Franklin )
  • Pengalaman adalah guru yang terbaik tetapibuang lah pengalaman buruk yang hanya merugikan.
  • Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok adalah harapan.
  • Hadir terlambat memang lebih baik dari pada tidak hadir sama sekali tetapi bila berkali-kali adalah suatu kecerobohan.
  • Menunggu kesuksesan adalah tindakan sia-sia yang bodoh.
  • Sejarah bukan hanya rangkaian cerita, ada banyak pelajaran, kebanggan dan harta didalamnya.
  • Cara terbaik untuk keluar dari suatu persoalan adalah memecahkannya.
  • Kalau hari ini kita menjadi penonton bersabarlah menjadi pemain esok hari.
  • Ceroboh dan tidak bisa menahan emosi adalah sikap yang bisa berakibat fatal.
  • Harapan kosong itu lebih menyakitkan daripada kenyataan yang pahit sekalipun.
  • Setiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan mudah bila dikerjakan tanpa keengganan.
  • Jangan tunda sampai besuk apa yang bisa engkau kerjakan hari ini.
  • Kegagalan hanya terjadi bila kita menyerah ( Lessing )
  • Kesopanan adalah pengaman yang baik bagi keburukan lainnya. (Cherterfield)
  • Siapa yang kalah dengan senyum, dialah pemenagnya (A. Hubard)
  • Berusahalah jangan sampai terlengah walau sedetik saja, karena atas kelengahan kita tak akan bisa dikembalikan seperti semula.
  • Manusia tak selamanya benar dan tak selamanya salah, kecuali ia yang selalu mengoreksi diri dan membenarkan kebenaran orang lain atas kekeliruan diri sendiri.
  • Pengetahuan adalah kekuatan.
  • Janganlah larut dalam satu kesedihan karena masih ada hari esok yang menyongsong dengan sejuta kebahagiaan.
  • Punggung pisaupun bila diasah akan menjadi tajam.
Sumber

Puisi-puisi Yuka Fainka Putra

Potret

Ah, mimosa pudica, fokus yang terbelah.
Terbekukan di pagi.

Percayalah, embun-embun yang ada di ujung daun telah melewati senyap yang panjang.
Di intimnya gelap, ia telah memilih cara untuk rehat.
Sekian rindu yang lewat, hanya sempat menertawai diri sendiri.
Sejauh melangkah, sejauh memilih : toh hanya berani menyublim di depan laut. Lari sejauh lamun.
Ah, mimosa pudica, fokus yang terbelah.
Tak tahukah kau semua hanya bagaimana cara memilih.

Sayangnya, kita terlalu terlibat dengan perasaan.
Logika sering terpinggirkan.
Padahal aku menginginkan dengan tegas sebuah cinta yang memerdekakan, susahnya ini seperti impian utopis, “mana ada yang mau melogikakan rasa”.
Di batas normatif, orang-orang terbiasa, mendongengkan khayalan mereka, menganggap itu benar-benar ada.

Ah, mimosa pudica, fokus yang terbelah.
Sejauh lari, sejauh aku dikejarnya.

Painan, Juni 2009

Malam-Malam di Halaman Pantai

Izinkan aku bercerita tentang sesiapa yang berkumpul dimalam, kala ombak pacu berpacu diingatan. Tidakkah kau mau mencatatkan kisah desau angin, saat bagan-bagan dengan lampu terang benderang : menusuk semua hitungan, membalikkan semua tafsir dan menghempaskan apa yang dianggap kepatutan.

Kenapa orang-orang itu berkumpul?, mengapa juga mereka bergigil di halaman pantai, waktu malam?. Aku menemukan jawabannya saat aku bersama mereka, menyusuri lekuk karang, mengintepretasi ayat-ayat ombak, telentang di pasir: biduak bacadik adalah rumah, tanah pantai adalah halaman, dan malam adalah ruang dimana semua wajah selalu samar, yang ada hanyalah laku tindak.

Orang-orang yang berkumpul, hantu adalah diri mereka, menciptakan takut sendiri. Di malam hadir melempar pukek, menjaring kata, memetakan kognitif, memuai di halaman pantai, aduk-mengaduk kenyatan. Ditiap batang rokok, dinyanyikan lagi kegelisahan: “darah kami, buih yang menjalar dinadi, memompa suara, kadang deras kadang malah kering, mempercayai sejarah: membunuh diri sendiri”. Sesiapa yang datang kemalam, maka ia yang akan mendiskusikan pagi.

Sungguh, tak pernah aku sampai kepemahaman secara holistik di pantai kala malam. Di tiap halaman yang tertoreh hanyalah penggalan-penggalan yang tak pernah menyeluruh. Setiap kata yang kugores, setiap inci tubuhku terkikis.

Painan, Juni 2009

Laku Ingatan

Kenangan adalah ingatan,
hadir ditiap lipatan,
justru itu saat berjumpa sapalah dia,
sesedarhana malam mengelus renungan.
Tak lari, tak menepi.

Painan, Januari 2009

Di Samping Bayang-Bayang

Di samping bayang-bayang,
ruh melayang. Angin berdendang.
Kupu-kupu lalu lalang.
Aku berangkat kelehermu,
mengantarkan perintah perang.
Namun nada-nada berdendang, liar lidah meliuk tegang.

Siapa yang menyuruhmu tetap berdiri di samping bayang-bayang?
Genderang perang telah didendang.
Gaduh di atas bukit, lari berlari. Tari menari.
Aku tegak berdiri, di pintu rindu. Sunyi itu waktu.

Di samping bayang-bayang ada goa,
di dalamnya cuaca bersembunyi.
Teruslah ke kiri, di ujung patahan pertama
mengantarkanmu pada pulang.
Sampai juga di ujung petang.

Rumah kita tepat disamping bayang-bayang.
Painan, November 2008

Layang-layang

Di sebuah belahan langit yang biru.
Mengapung tubuh, mengabarkan salam.
Di kedalam udara, ia menceritakan kisah, menyapa burung,
menatap daratan, ada lanskap yang berciuman,
menepi perahu, peluru kejar berkejar.
Dahaga. Selonjor tubuh bernama manusia menahan lapar.
Harga.

Painan, November 2008

Sajak Kepada Tubuh

Kepada tubuh, rajin-rajinlah menulis sajak,
agar tak cepat berkarak, sebab rindu semakin lunak
dan setiap narasi berarak: menuju selatan
dimalam perjanjian.

Tidakkah tubuh sabar menenti: sajak-sajak sedang bermeditasi
Selama simbol-simbol rajin bernyanyi, ah nyali kemana kau pergi.

Tubuh dimalam perjanjian bersalaman, besaut-sautan melafazkan sajak.
Sajak menghitung jarak, laku kongnitif bantah-membantah.
Tubuh menggelinjang sekilas mengejang.
“inilah yang telah dijanjikan dan sesiapa melawan tak akan pulang dengan nyaman”

September 2009

Kota Senja

Apa yang bisa ku catatkan untukmu tentang sunset sore ini?
Sore di kotaku, yang waktu kau datang,
kau katakan “aku menemukan kota senja”
dan kau minta dicatatkan sesuatu tentang sore kita.

Namun,
Setiap kesempatan membentuk ruang waktu tersendiri,
walau singgah di halaman-halaman,
spasi mengajarkan pada kita betapa pentingnya berjarak yang memerdekakan.
Kita memilih untuk tidak saling terjajah.

Diwaktu sore membeku,
dan mentari terapung setengah,
saatnya kita berkata-kata, menyaksikan kejujuran dikerangkeng logika.
Yang tercatat: “paling mendebarkan dari hidup adalah perpisahan”

Painan, Juni 2006

-----

Penulis aktif di P-thon Comunitiy Painan dan Komunitas KANVAS dam Teater TAMAN Painan. Pendri Buletin KANVAS, tercatat sebagai pimpinan redaksi pertama beletin tersebut. Beberapa karya penulis (puisi, cerpen dan artikel-artikel sastra-kebudayaan, opini, catatan-catatan dunia mahasiswa) telah dipublikasikan pada Bali Post, koran-koran lokal Sumatera Barat, Padang Ekspres, Singgalang, Haluan, juga di Buletin-buletin Kampus dan Buletin-buletin Independen.

Salah satu karya penulis telah diterbitkan dalam buku Antologi Puisi Sumatera Barat “Dua Episode Pacar Merah”.

Sumber

Cinta Dalam Pandangan Islam


  • Islam Mengakui Rasa Cinta Islam mengakui adanya rasa cinta yang ada dalam diri manusia. Ketika seseorang memiliki rasa cinta, maka hal itu adalah anugerah Yang Kuasa. Termasuk rasa cinta kepada wanita (lawan jenis) dan lain-lainnya.

“Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik .”(QS. Ali Imran :14).

Khusus kepada wanita, Islam menganjurkan untuk mengejwantahkan rasa cinta itu dengan perlakuan yang baik, bijaksana, jujur, ramah dan yang paling penting dari semau itu adalah penuh dengan tanggung-jawab. Sehingga bila seseorang mencintai wanita, maka menjadi kewajibannya untuk memperlakukannya dengan cara yang paling baik.

Rasulullah SAW bersabda,”Orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang paling baik terhadap pasangannya (istrinya). Dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku”


  • Cinta Kepada Lain Jenis Hanya Ada Dalam Wujud Ikatan Formal
Namun dalam konsep Islam, cinta kepada lain jenis itu hanya dibenarkan manakala ikatan di antara mereka berdua sudah jelas. Sebelum adanya ikatan itu, maka pada hakikatnya bukan sebuah cinta, melainkan nafsu syahwat dan ketertarikan sesaat.

Sebab cinta dalam pandangan Islam adalah sebuah tanggung jawab yang tidak mungkin sekedar diucapkan atau digoreskan di atas kertas surat cinta belaka. Atau janji muluk-muluk lewat SMS, chatting dan sejenisnya. Tapi cinta sejati haruslah berbentuk ikrar dan pernyataan tanggung-jawab yang disaksikan oleh orang banyak.

Bahkan lebih ‘keren’nya, ucapan janji itu tidaklah ditujukan kepada pasangan, melainkan kepada ayah kandung wanita itu. Maka seorang laki-laki yang bertanggung-jawab akan berikrar dan melakukan ikatan untuk menjadikan wanita itu sebagai orang yang menjadi pendamping hidupnya, mencukupi seluruh kebutuhan hidupnya dan menjadi `pelindung` dan ‘pengayomnya`. Bahkan `mengambil alih` kepemimpinannya dari bahu sang ayah ke atas bahunya.

Dengan ikatan itu, jadilah seorang laki-laki itu `the real gentleman`. Karena dia telah menjadi suami dari seorang wnaita. Dan hanya ikatan inilah yang bisa memastikan apakah seorang laki-laki itu betul serorang gentlemen atau sekedar kelas laki-laki iseng tanpa nyali. Beraninya hanya menikmati sensasi seksual, tapi tidak siap menjadi the real man.

Dalam Islam, hanya hubungan suami istri sajalah yang membolehkan terjadinya kontak-kontak yang mengarah kepada birahi. Baik itu sentuhan, pegangan, cium dan juga seks. Sedangkan di luar nikah, Islam tidak pernah membenarkan semua itu. Kecuali memang ada hubungan `mahram` (keharaman untuk menikahi). Akhlaq ini sebenarnya bukan hanya monopoli agama Islam saja, tapi hampir semua agama mengharamkan perzinaan. Apalagi agama Kristen yang dulunya adalah agama Islam juga, namun karena terjadi penyimpangan besar sampai masalah sendi yang paling pokok, akhirnya tidak pernah terdengar kejelasan agama ini mengharamkan zina dan perbuatan yang menyerampet kesana.

Sedangkan pemandangan yang lihat dimana ada orang Islam yang melakukan praktek pacaran dengan pegang-pegangan, ini menunjukkan bahwa umumnya manusia memang telah terlalu jauh dari agama. Karena praktek itu bukan hanya terjadi pada masyarakat Islam yang nota bene masih sangat kental dengan keaslian agamanya, tapi masyakat dunia ini memang benar-benar telah dilanda degradasi agama.

Barat yang mayoritas nasrani justru merupakan sumber dari hedonisme dan permisifisme ini. Sehingga kalau pemandangan buruk itu terjadi juga pada sebagian pemuda-pemudi Islam, tentu kita tidak melihat dari satu sudut pandang saja. Tapi lihatlah bahwa kemerosotan moral ini juga terjadi pada agama lain, bahkan justru lebih parah.


  • Pacaran Bukan Cinta
Melihat kecenderungan aktifitas pasangan muda yang berpacaran, sesungguhnya sangat sulit untuk mengatakan bahwa pacaran itu adalah media untuk saling mencinta satu sama lain. Sebab sebuah cinta sejati tidak berentu sebuah perkenalan singkat, misalnya dengan bertemu di suatu kesempatan tertentu lalu saling bertelepon, tukar menukar SMS, chatting dan diteruskan dengan janji bertemua langsung.

Semua bentuk aktifitas itu sebenarnya bukanlah aktifitas cinta, sebab yang terjadi adalah kencan dan bersenang-senang. Sama sekali tidak ada ikatan formal yang resmi dan diakui. Juga tidak ada ikatan tanggung-jawab antara mereka. Bahkan tidak ada ketentuan tentang kesetiaan dan seterusnya.

Padahal cinta itu memiliki, tanggung-jawab, ikatan syah dan sebuah harga kesetiaan. Dalam format pacaran, semua instrumen itu tidak terdapat, sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu sangat berbeda dengan cinta.


  • Pacaran Bukanlah Penjajakan / Perkenalan
Bahkan kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk saling melakukan penjajakan, perkenalan atau mencari titik temu antara kedua calon suami istri, bukanlah anggapan yang benar. Sebab penjajagan itu tidak adil dan kurang memberikan gambaran sesungguhnya dari data yang diperlukan dalam sebuah persiapan pernikahan.

Dalam format mencari pasangan hidup, Islam telah memberikan panduan yang jelas tentang apa saja yang perlu diperhitungkan. Misalnya sabda Rasulullah SAW tentang 4 kriteria yang terkenal itu.

Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW berdabda,”Wanita itu dinikahi karena 4 hal : [1] hartanya, [2] keturunannya, [3] kecantikannya dan [4] agamanya. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat. (HR. Bukhari Kitabun Nikah Bab Al-Akfa’ fiddin nomor 4700, Muslim Kitabur-Radha’ Bab Istihbabu Nikah zatid-diin nomor 2661)

Selain keempat kriteria itu, Islam membenarkan bila ketika seorang memilih pasangan hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yang tidak mungkin diceritakan langsung oleh yang bersangkutan. Maka dalam masalah ini, peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting.

Inilah proses yang dikenal dalam Islam sebaga ta’aruf. Jauh lebih bermanfaat dan objektif ketimbang kencan berduaan. Sebab kecenderungan pasangan yang sedang kencan adalah menampilkan sisi-sisi terbaiknya saja. Terbukti dengan mereka mengenakan pakaian yang terbaik, bermake-up, berparfum dan mencari tempat-tempat yang indah dalam kencan. Padahal nantinya dalam berumah tangga tidak lagi demikian kondisinya.

Istri tidak selalu dalam kondisi bermake-up, tidak setiap saat berbusana terbaik dan juga lebih sering bertemua dengan suaminya dalam keadaan tanpa parfum. Bahkan rumah yang mereka tempati itu bukanlah tempat-tempat indah mereka dulu kunjungi sebelumnya. Setelah menikah mereka akan menjalani hari-hari biasa yang kondisinya jauh dari suasana romantis saat pacaran.

Maka kesan indah saat pacaran itu tidak akan ada terus menerus di dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan demikian, pacaran bukanlah sebuah penjajakan yang jujur, sebaliknya sebuah penyesatan dan pengelabuhan.

Dan tidak heran kita dapati pasangan yang cukup lama berpacaran, namun segera mengurus perceraian belum lama setelah pernikahan terjadi. Padahal mereka pacaran bertahun-tahun dan membina rumah tangga dalam hitungan hari. Pacaran bukanlah perkenalan melainkan ajang kencan saja.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh

dr:pusat konsultasi syariah

Sumber : http://ant0nnugr0h0.wordpress.com/

Older Posts