Tradisi

Pesona Wisata Tempat Lahir Tarian Dunia

Di penjuru dunia tersebar banyak kebudayaan dan kultur yang unik dan menarik. Salah satunya terwujud dalam bentuk tarian. Tarian-tarian ini merepresentasikan kebudayaan setempat, dan juga menjadi daya tarik bagi wisatawan. Berikut ini adalah ulasan tarian-tarian terkenal di dunia dan tempat kelahirannya. Simak ulasannya berikut ini:






Flamenco, Andalusia, Spanyol
Andalusia adalah salah satu tempat paling romantis di Eropa, dengan pegunungan dan desa-desanya yang dihiasi rumah-rumah bercat putih. Selain kecantikan alamnya, Andalusia juga merupakan rumah bagi salah satu tarian terkenal di dunia, Flamenco. Tarian yang berputar-putar dengan iringan gitar dn perkusi serta tepukan tangan ini dapat dipelajari di kota-kota seperti Seville, Cadiz, dan Granada. Anda dapat belajar bagaimana menari seperti seorang senorita spanyol, dengan mengenakan pakaian flamenco yang berimpel-rimpel. Saat berada di Andalusia, jangan lupa juga untuk menfunjunfi benteng terkenal, Alhambra di granada Moor.

Tango, Buenos Aires, Argentina
Argentina dicintai karena perpaduan melankoli tua dan pesona latin, serta tarian nasionalnya, Tango. Tango aslinya diciptakan oleh masyarakat kelas pekerja di ibukota Argentina, Buenos Aires. Sebagian besar kelas dansa Tango dilakukan malam hari di kota ini. Setiap Agustus, Buenos Aires mengadakan festival Tango, dan juga kejuaraan dansa Tango di bulan mei.
 
Breakdance, New York, Amerika Serikat
Sudah 30 tahun sejak para penari breakdance di New York mengeluarkan gerakan ini, kini breakdance menjadi bagian dari masyarakat secara umum di kota ini, dengan diselenggarakannya banyak kursus breakdance. Memang membutuhkan banyak latihan untuk bisa menguasai gerakan-gerakan breakdance yang rumit, namun kota ini adalah tempat yang tepat untuk mempelajarinya. Apalagi banyak klub-klub di New York yang mengadakan kompetisi breakdance underground.

Capoeira, Bahia, Brazil
Capoeira disebarkan ke penjuru dunia dari timur laut Brazil, dimana para buda-budak Afrika mengembangkan kombinasi tarian dan seni bela diri. Untuk memelihara warisan capoeira yang berharga ini, di kota Bagia didirikan sebuah workshop, untuk mempelajari sejarah dan gerakan capoeira. Selain itu, di kota ini Capoeira ditarikan di alun-alun kota setiap malam, dan juga pada festival-festival besar. Kota Bahia terletak sebelah barat daya Rio De Janeiro, sejauh 1300 kilometer.

Hula, Hawaii, Amerika Serikat
Pantai yang indah, matahari terbenam yang spektakuler serta kehidupan bawah laut yang menakjubkan, semuanya adalah alasan-alasan untuk mengunjungi Hawaii. selain itu, Hawaii juga merupakan tempat kelahiran tarian hula, sebuah tarian tradisional yang biasa digunakan untuk menyambut tamu di Hawaii. Di Hawaii tersebar banyak halau hula, atau sekolah hula, dimana instruktur tari akan mengajarkan gerakan tarian ini yang menyimbolkan gerakan samudra dan letusan gunung berapi. Even hula termasuk Festival Merrie Monarch di bulan April dan Festival Hula Internasional di bulan November.

Waltz, Vienna, Austria
Dikembangkan oleh petani Austria dan Bavaria kemudian dibawa oleh bangsawan Habsburg sebelum menyebar ke Prancis dan seutuhnya, waltz merupakan hal penting di kota Wina, terutama saat musim pesta dansa. Jangan malu mengenakan gaun dansa yang besar atau jas berekor saat berdansa di Pesta Dansa Opera yang diadakan di Opera House. Pemula akan diajarkan untuk menari di tiga kuartal waktu, yang dimulai biasanya pada malam tahun baru selama tiga bulan.

Ceilidh, Edinburgh, Skotlandia
Ceilidh sebenarnya adalah sebuah perkumpulan sosial tradisional Gaelic, yang meliputi tarian dan musik tradisional Gaelic. Tarian ini lahir di Skotlandia, kemudian menyebar ke Irlandia. Di kota Edinburgh, banyak kelas-kelas Ceilidh yang ditujukan untuk berbagai level penarinya.

Salsa, Kuba
Apa yang terlintas di benak Anda saat mendengar kata Kuba? apakah itu cerutunya yang terkenal atau pahlawan revolusinya, Che Guevara? Selain dua hal tersebut, Kuba juga terkenal dengan tarian sensualnya yang merupakan campuran ritme latin dan Afro-karibia, tarian salsa. Bila ingin melihat penduduk kota menarikan tarian ini, datanglah ke ibukota Kuba, Havana, yang setiap malam jalanannya diramaikan oleh para penari salsa.
 
Tari perut, Istanbul, Turki
Tari perut yang lahir di timur tengah ini telah mempesona dunia barat sejak Turki menjadi pusat kerajaan Ottoman. Karena itu, tepat yang paling tepat untuk mempelajari tarian ini adalah tempat dimana timur tengah berpadu dengan Eropa, yaitu di ibukota Turki, Istanbul. Tarian perut di Turki ini lebih energetik dan menarik daripada di negara timur tengah lain seperti misalnya Mesir.
Sumber: http://kask.us/12816851

Tradisi Pernikahan Etnis Tionghoa (Unik)

CHIO Tau merupakan tradisi pernikahan etnis Tionghoa yang kental dengan unsur budaya. Prosesi Chio Tau terdiri atas 13 ritual yang harus dilewati calon pasangan suami-istri. Tradisi sekali seumur hidup Chio Tau bukanlah sembarang upacara bagi warga Tionghoa. Tradisi ini merupakan titik balik dari dunia remaja dan dunia dewasa di hadapan Tuhan. General Manager Mal Ciputra Jakarta, Ferry Irianto, menjelaskan bahwa upacara Chio Tau (Shang Dou dalam bahasa Mandarin) secara harfiah berarti menata kepala atau menata rambut. Masyarakat Tionghoa yang belum melakukan Chio Tau berarti belum sah secara tradisi.
Sayangnya, upacara tradisional Tionghoa ini sudah hampir punah akibat modernisasi, keterbatasan biaya, dan lingkungan. "Betapa tidak, upacara ini memiliki total 13 langkah yang harus dilakukan berurutan.

Rangkaian prosesi Chio Tau:

1. Penghormatan di meja sam kai (leluhur)
Awal upacara, orangtua mempelai memasang lilin di meja Sam Kai, di depan gantang yang berisi beras dan perangkat yang diletakkan di sebuah meja. Dilanjutkan dengan memasang dupa (hio) oleh orang tua agar upacara berkalan lancar. Pengantin lalu digandeng orangtua di tangan kirinya. Pengantin juga ikut memasang hio di meja Sam Kai.

2. Penyisiran rambut
Pengantin duduk di atas kursi yang diletakkan di atas tampah. Naik tampah berarti pengantin memasuki dunia rumah tangga sehingga ia harus hidup mandiri. Pengantin pria mengenakan baju putih dan perempuan mengenakan atasan putih dengan bawahan kain onde. Rambut pengantin disisir sebanyak tiga kali dengan ditarik lurus. Lalu adik paling kecil dari mempelai wanita menyisir dengan harapan 'panjang jodoh, panjang umur, dan panjang rejeki'.

3. Pemberian uang pelita
Pengantin menerima uang pelita yang digunakan untuk modal dagang bagi keluarga barunya. Uang ini diletakkan di dalam gantang berisi beras.

4. Pemakaian baju pengantin
Pengantin perempuan akan dipasang kembang goyang 25 bunga dan burung Hong sebagai lambang putri raja. Hal ini dimaksudkan agar mempelai menjadi ratu sehari. Pengantin wanita lalu dipasangkan kun (rok) warna hijau menutupi celana panjang. Pengantin pria dipakaiakan baju Chio Tau seperti baju pejabat Mandarin di jaman kekaisaran.

5. Pai Ciu
Orangtua memberikan ciu (arak beras) kepada anak agar berani tumbuh dan bernyali menghadapi kehidupan dalam keluarga baru.

6. Makan 12 mangkuk
Pengantin harus memakan hidangan dalam 12 mangkuk kecil sebagai simbol makanan tiap bulan sepanjang tahun. Sepasang bocah pendamping mendampingi proses ini.

7. Makan nasi melek
Ini adalah simbol suapan terakhir dari ibu yang memberi makan terakhir kali kepada pengantin. Ayahnya juga menyuguhkan minuman terakhir. Arti dari proses ini adalah bahwa tugas orang tua telah selelsai dalam membimbing anaknya.

8. Pemasangan oto dan kerudung
Pengantin perempuan memakai oto (kantong yang diikat di perut) yang berisi buku Tong Shu, angpao, dan kue. Hal ini berarti orang tua membekali anak perempuannya dengan pengetahuan dan panganan. Pemasangan kerudung hijau melambangkan pelepasan orangtua untuk diserahkan pada pengantin lelaki.

9. Sawer
Pengantin disawer oleh kedua orang tua berupa beras kuning dan uang logam. Itu bertujuan agar pengantin mendapat berkah yang melimpah.

10. Sembahyang kimpoi
Pengantin melakukan sembahyang kimpoi dengan pemasangan dupa di meja Sam Kai untuk berterimakasih kepada tuhan.

11. Soja pengantin
Pengantin lelaki bersoja tiga kali menghormati si perempuan yang dalam posisi duduk. Hal ini melambangkan niat baik dan penghormatan bagi teman hidup. Dilanjutkan dgn membuka kerudung hijau yang dikenakan pengantin perempuan dgn menggunakan kipas yang dipegang oleh pengantin pria.
Pengantin pria lalu melepas oto yang dipasang di pengantin perempuan, sementara pengantin perempuan membuka satu kancing baju pengantin lelaki. Hal ini sebagai lambang dimulainya kehidupan rumah tangga.

12. Suap-suapaan pengantin
Saling suap-suapan onde, buah atap (kolang kaling), kue lapis, dan agar-agar. Makna onde adalah kehidupan rukun, buah atap adalah mantap menapaki hidup, kue lapis adalah rejeki berlapis, agar-agar adalah lambang perkimpoian tetap segar.

13. Teh pay
Kedua pengantin menyuguhkan teh pada orang tua, yang dibalas dengan pemberian angpao sebagai bekal hidup. Dengan ini, penikahan Chio Tau telah sah dilakukan.

Sumber: http://kask.us/12951722

Older Posts